SIM Keliling

Pernah dengar istilah SIM Keliling? Ya, sesuai dengan namanya ini adalah bus keliling yang disediakan oleh kepolisian untuk melayani masyarakat yang ingin memperpanjang SIM A dan C tanpa harus datang langsung ke Polres.

Bus keliling tersebut biasanya mangkal di lokasi-lokasi tertentu sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan misalnya di kantor Polsek, tempat wisata, mal dan sebagainya.

Kebetulan beberapa hari lagi SIM saya akan habis masa berlakunya, iseng-iseng kemarin browsing di Internet cari informasi bagaimana cara memperpanjang SIM. Singkat kata, tak sengaja ketemu dengan jadwal pelayanan SIM Keliling untuk bulan November di wilayah Bantul.

Nah, daripada jauh-jauh datang ke Polres, tidak ada salahnya kalau memanfaatkan layanan SIM Keliling saja. Apalagi lokasi mangkalnya pun cukup dekat yaitu di Polsek Pandak.

Prosesnya cukup mudah. Kita hanya diminta untuk menyiapkan fotokopi KTP dan SIM. Setelah mengumpulkan semua persyaratan yang diperlukan, kita diminta untuk menuliskan data diri pada lembar yang sudah disiapkan lalu antri sebentar untuk cek kesehatan.

Biaya cek kesehatan cukup mahal di sini yaitu 30 ribu, padahal cuma periksa tensi dan penglihatan serta ditanya tinggi dan berat badan saja. Tapi apa boleh buat, masak nawar sih :-)

Adapun biaya perpanjangan SIM lewat SIM Keliling sepertinya sama saja, yaitu untuk SIM A sebesar 80 ribu sedangkan SIM C sebesar 75 ribu.

Setelah pemeriksaan kesehatan kelar, kita tinggal menunggu untuk foto di dalam bus. Tak lama kemudian SIM pun jadi dan siap di bawa pulang.

Sekedar catatan meskipun prosesnya mudah namun ngantrinya cukup lama juga. Mungkin akan lebih cepat jika para petugasnya menepati jadwal yang sudah dipublikasikan kepada masyarakat alias nggak ngaret. Yah, semoga saja hal-hal kecil semacam ini menjadi perhatian.