Perang tarif

Kondisi telekomukasi nir kabel baik GSM sampe CDMA semakin hari semakin panas, mengapa saya sebut seperti? Tak lain adalah karena perang pulsa, antar operator saling menyerang dengan iklan baik di media cetak maupun televisi. Mereka saling menjatuhkan lawan dengan pulsa yang murah baik ke sesama operator ataupun ke operator lain. Setiap 2 minggu saya melihat iklan operator seluler di televisi dengan tarif pulsa yang murah dan berganti-ganti. Sebagai contoh iklan XL melalui kartu bebasnya melakukan klaim sepihak sebagai tarif termurah ke seluruh operator dengan menampilan 2 laki laki yang berjalan di trotoar dengan kata-kata yang mungkin kita dengar lucu tapi sebenarnya tidak penting “Kalau ada kartu yang murah keseluruh operator, gua kawin sama monyet” Iklan ini di akhiri dengan cerita yang tragis bagi saya, yaitu tokoh di iklan tersebut yang mengeluarkan sumpah serapah akhirnya harus menerima kenyataan bahwa dia harus mau menikah dengan monyet.
Sekarang kita tinggalkan iklan tersebut dan kita sekarang berpindah ke iklan yang baru beberapa hari ini saya lihat dan hanyak berjarak beberapa minggu saja dari iklan menikah dengan monyet tadi, yaitu iklan 600 rupiah. Iklan ini tunjuannya menurut saya adalah untuk mengalahkan iklan im3 yang mengeluarkan iklan dengan infomasi bahwa im3 juga telpon banget selain sms banget melalui pulsa 0,01 rupiah per detik mengalahkan XL yang hanya 0,1 rupiah per detik.
Kembali lagi ke iklan 600 rupiah tadi, di iklan ini menampilkan beberapa artis yang kita kenal seperti Cinta Laura dan Idul Daratista sebagai bintang iklannya. Inti dari iklan ini adalah menginformasikan bahwa sekarang XL bebas menjadi kartu dengan tarif pulsa termurah sebesar 600 rupiah dengan model tarif flat karena tarif ini besarnya sama tanpa memperhitungkan lama percapan dan dari manapun. Memang sangat menggiurkan tetapi hal ini kita perlu siasati dan cermati karena tipikal operator seluler di negara kita ini adalah tidak ikhlas memberikan sesuatu yang benar-benar murah kepada pelanggannya. Disinilah kita sebagai pengguna dari jasa telekomukasi khususnya seluler dituntut untuk bijak dan pandai agar jangan sampe kita menelan mentah-mentah iklan tarif murah dari operator seluler karena semuanya memiliki syarat dan ketentuan yang sebenarnya menjadikan tarif tersebut tidak ikhlas benar-benar murah.
Sedikit saran bagi kita semua agar dalam menentukan kartu dan operator seluler berdasarkan kebutuhan. Sebagai contoh bila kita butuh jaringan terluas maka gunakan telkomsel, bila butuh sms murah ke sesama maka gunakan im3.