Apple Confirms iPad Release Date

March 6th, 2010
Finally Apple has confirmed that iPad will be available in US market from 3 April. The Wi-Fi version of iPad will retail at suggested price of $499 for the 16GB model, $599 for the 32GB and for 64GB will release with price $699. But still has no specific US release date for Wi-Fi + 3G [...]

iPhone 4G ?

March 5th, 2010

Apple akan meluncurkan iPhone 4G musim semi ini. Generasi terbaru ponsel pintar itu didukung layar OLED, video chat, baterai bisa diganti dan prosesor Coretex A9 ARM.

Produk tersebut akan dilepaskan pada bulan April-Mei. iPhone 4G juga diharapkan mempunyai chip grafis yang kuat yang mampu memberikan resolusi video lebih tinggi dan gambar lebih tajam ketika mengambil foto.

Kabar tentang iPhone 4G telah muncul ke permukaan sejak Juni 2009 ketika Apple mengisi beberapa aplikasi paten iPhone termasuk teknologi canggih untuk layanan respon sentuhan untuk label identifikasi frekuensi radio (RFID) pada panel sensor sentuh.

Tambahan informasi iPhone 4G muncul lagi pada bulan November ketika pembuat bagian perangkat keras iPhone China Ontrade, mengeluarkan foto beberapa bagian dari iPhone 4G.

Partner eksklusif Apple di Korea Selatan KT diharapkan akan bisa menjual iPhone kepada sejumlah kecil penggemar yang merupakan klien korporat lokal. Perusahaan lalu akan menawarkan perangkat canggih tersebut kepada distributor lokal pada bulan Juni 2010.

KT adalah distributor sama yang menjual 220 ribu iPhone 3G dari bulan November 2009 hingga minggu pertama Januari 2010. Target KT adalah mampu menjual 500 ribu iPhone 4G pada tahun 2010.

Perwakilan Apple mengatakan kepada Times bahwa Apple telah melakukan pembicaraan dengan distributor telekomunikasi lainnya untuk waktu peluncuran iPhone 4G di Korea Selatan.

Salah seorang eksekutif di KT mengatakan dia tidak mengharapkan lompatan besar dalam memperkenalkan iPhone 4G di Korea Selatan.

Dibalik pergerakan Apple menyangkut iPhone 4G, usaha Google pun tidak kalah besar. Adopsi berbagai perangkat yang menggunakan berbasis Android semakin menguat, menyebabkan kompetitor seperti Apple memberikan perhatian lebih.

Sementara perwakilan Apple membicarakan tentang iPhone, sebagian konsumen percaya bahwa tablet akan menjadi perangkat yang booming di pasar musim semi ini.

“Rumor berkembang memang masih belum pasti, teknologi 4G dapat digunakan baik dalam iPhone atau pun tablet, tetapi belum ada satu pun yang bisa mengkonfirmasi,” ujar Analis Tren dan Teknologi Mobile IDC Ramon Llamas.

“Tampaknya memang Apple akan mengeluarkan satu perangkat baru lagi pada musim semi tahun 2010 ini, tetapi belum ada yang bisa menentukan bentuk atau spesifikasinya seperti apa,” tambah Analis Interpret Michael Gartenberg.

Penggemar Apple telah lama menunggu perusahaan itu mengeluarkan sebuah tablet,  yang telah di umumkan  pada 26 Januari 2010.

Those Three Words

March 5th, 2010

I’m a ‘man of my words’ type of girl. The written ones, the spoken ones.

I think all people should be responsible of their own words. Beautiful or bad, happy or sad. And I think, “I love you” is a really bold statement. It takes a lot of responsibilities. It takes time. In some cases, it takes a lifetime. For me, it is not only about letting a person know. This is one of my favorite piece of Jonathan Safran Foer’s novel, Extremely Loud Incredibly Close,

“She wants to know if I love her, that’s all anyone wants from anyone else, not love itself but the knowledge that love is there, like new batteries in the flashlight in the emergency kit in the hall closet.”

 

Brilliantly said.

I think many people say “I love you” a bit too easily. They say it loud, they make songs, they tweet it, they carve it on trees. It is not the point for me. There are too few of them, who keep the responsibilities. So, I decide to be careful. To say it less, so it wouldn’t be less special. To mean it, and keep it.

Instead, I say: “I’m happy. Let’s go to the zoo, or to the park, so we can play, and take pictures of our laugh.” Or, “I’m hungry, let’s have some sushi and green tea.”

:)

Twurkz, Layanan Mikro Blogging Satu Atap

March 5th, 2010

Ferdian Ferdinanto mengumumkan bahwa dia baru saja menyelesaikan GUI untuk Multiple Mikro Blogging. Dengan aplikasi yang dinamakan Twurkz ini, jika kita mempunyai akun Mikro Blogging di beberapa tempat maka kita bisa memantau dan mengupdate status dari satu tempat. Memang masih terkesan beta, tapi cukup membantu bagi kita yang mengikuti beberapa layanan Mikro Blogging. Cukup login sekali dan semua aktifitas kita kerjakan dari sana.

Beberapa kelebihannya antara lain berbagai status muncul dalam satu timeline dan untuk FB kita bisa membuat komentar terhadap status teman langsung dari aplikasi ini.

Beberapa layanan yang disupport adalah Twitter, Facebook, Plurk, dan Google Buzz. Dengan layanan ini saya berharap bisa lebih mengikuti status teman-teman saya di Facebook yang memang sering luput dari pantauan. Kita bisa mencobanya di http://twurkz.appspot.com/

Enjoy …

Hadoh Laptopku …

March 5th, 2010

Kemarin di kantor tanpa sengaja saya menumpahkan air minum ke laptop. Akibatnya si laptop tidak bisa digunakan,hadoh. Gampangnya, akhirnya kemarin langsung saya rawat inapkan di IT Clinic sambil berdoa mudah mudahan tak terjadi apa apa.

Tips untuk sampeyan agar tak terkena kejadian seperti saya maka sebaiknya:

  1. Jangan taruh air minum dekat laptop.
  2. Penggunaan karet penutup keyboard mungkin penting untuk melindungi laptop karena biasanya tumpahan air akan masuk melalui keyboard.
  3. Jika sudah ketumpahan jangan pikir panjang, segera cabut baterai, gak perlu shutdown.
  4. Keringkan dan jangan pakai sebelum 24 jam.
  5. Kalau masih tidak juga bisa digunakan hubungi service center terdekat.

Update dari Pak Probo di FB :

Probo Jatmiko Juragan Biofir : aku pernah ngalami. ibm thinkpad. disiram air putih, benar-benar disiram air putih sak gelas oleh ananakku. mati langsung. beberapa menit kemudian, aku datang. aku cabut power supply. aku lepas batteri. aku buka panel keyboard. terus aku berdirikan/miring (diatuskan) sambil dikasih kipas angin (jangan dijemur ah). sehari. yakin kering, pasang lagi, tancap listrik, on, bisa. Alhamdulillah!

Sepasang Penggila iPhone Menikah di Toko Apple

March 3rd, 2010

Saking terobsesinya dengan Apple dan semua produknya, pasangan pengantin asal Amerika, Josh dan Ting Li menghelat upacara pernikahan mereka di salah satu toko Apple yang terletak di Fifth Avenue.

Pasangan asal New York ini mengucap janji sehidup semati tepat pukul 12.01 pada hari Valentine. Karena tergila-gila dengan Apple, maka tak heran jika perhelatan acara didominasi oleh produk Apple dan semua hal yang berhubungan dengan perusahaan teknologi milik Steve Jobs tersebut.

“Kami pertama kali bertemu ketika Ting tengah mencari iPod dan saya langsung menghampirinya,” kenang Josh.

Dilansir Telegraph, Senin (22/2/2010), pasangan yang bertemu pertama kalinya di toko Apple ini mengucap janji pernikahan melalui iPhone mereka, cincin pernikahan pun diikatkan ke seuntai pita yang membalut generasi pertama iPod. Sementara pendeta yang menikahkan keduanya didandani mirip seperti CEO Apple Steve Jobs.

Menariknya lagi, mereka menyertakan kutipan pernyataan Steve Jobs sebagai bagian dari janji pernikahan yang mereka ucapkan.

“Kamu harus percaya bahwa titik-titik akan terhubung di masa depan. Kamu harus percaya akan takdir, karma, hidup, atau apa pun itu. Dengan mempercayainya aku tidak akan pernah terjatuh,” demikian bunyi ucapan Jobs yang disertakan dalam janji pernikahan.

Pengantin wanita, mengenakan gaun pengantin dengan bahu terbuka membaca sumpah yang tertulis pada sebuah kartu berbunyi, “Aku mencintaimu lebih dari ‘ini’”. Kata ‘ini’ dalam kalimat tersebut diikuti oleh foto iPhone.

Sumber : okezone.com

Meanwhile on the news

March 3rd, 2010

Too fun.

Kreatif Menyiasati Lahan untuk Bertanam

March 3rd, 2010

Image00013.jpg

Orang desa tak perlu berfikir keras untuk menanam sayuran dan bahkan buah-buahan. Lahan mereka luas, kalaupun tak punya lahan, mereka bisa menananam sayuran di halaman mereka yang rata-rata luas. Namun tak demikian dengan orang kota. Lahan yang sempit membutuhkan kreatifitas tersendiri untuk menyiasatinya. Kabarnya, sekarang banyak juga orang-orang kaya yang bertanam di atap mereka yang terbuat dari beton.

Yang saya jumpai kemarin adalah kreatifitas orang pinggiran. Mereka tutup got dengan papan, dan mereka taruh tanaman pada pot plastik diatasnya. Mereka bertanam bunga dan sayur. Kabarnya, berbagai benih yang diperlukan didapat dengan gratis di Dinas Pertanian.

Selain menggunakan pot plastik mereka menggunakan kaleng seadanya.

Image00002.jpg

Ada juga yang menggunakan papan yang diatasnya diberi tanah

Image00003.jpg

Image00005.jpg

Ada yang menanam satu dua buah tanaman di depan rumah mereka yang amat sempit.

Image00012.jpg

Beberapa orang ada yang menggunakan pagar untuk menanam buah labu

Image00006.jpg

Ternyata bukan hanya orang pinggiran saja yang memanfaatkan lahan sempit mereka. Saat berjalan-jalan tadi pagi saya menjumpai penghuni perumahan yang menanam buah naga di pagar rumahnya.

Image00007.jpg

Semangat orang-orang kota untuk bertanam ini patut kita apresiasi. Dan, mudah mudahan jadi inspirasi bagi orang desa yang halamannya luas namun belum diberdayakan dengan baik.

iTouch Jailbreak Ask ?

March 2nd, 2010


itouch msyani.com

Bagi rekan-rekan pengguna iTouch silahkan bergabung di Thread Kaskus khusus mengenai Hacking iTouch OS atau yang sering di sebut Jailbreak, dan juga seputar kendala teknis lainnya.

Share Knowledge here

>>>>klik disini untuk konsultasi <<<<

GERAKAN PENGUMPULAN BUKU BE-BLOG DAN SEBUAI

March 1st, 2010

Salah satu nilai positif kebersamaan bloggerhood adalah kita bisa bersama-sama memberi dorongan, motivasi, dan bahkan bersama-sama ikut serta dalam gerakan kemanusiaan/sosial yang ingin membantu masyarakat yang kurang beruntung. Gerakan-gerakan yang pernah digagas oleh blogger seperti Blogger Peduli untuk membantu korban bencana alam, Coin a Chance untuk membantu siswa yang tidak mampu, atau Blood for Life untuk menyumbang darah bagi yang membutuhkan, semuanya menunjukkan bahwa blogger Indonesia peduli dengan sekitarnya.

Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia

Gerakan mengumpulkan buku layak guna yang dipelopori oleh seorang karyawati BUMN, Adyanti Rahmarina ini didasari keprihatinan terhadap anak-anak yang tidak sempat mengenyam pendidikan karena terkendala biaya. Adyanti kemudian mencoba menggugah kesadaran teman-temannya di beberapa grup facebook yang diikuti dan aksinya ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. Beberapa pertemuan dilakukan untuk menggodok visi dan misi gerakan ini sampai akhirnya memilih nama Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia (SEBUAI) sebagai gerakannya.

First Action yang dilakukan oleh mereka dilakukan pada tanggal 13 Februari 2010 yang berhasil mengumpulkan 133 buku. Sasaran pertama mereka adalah untuk membagikan buku-buku ini kepada anak-anak yang tinggal di pinggir kali Hembo, Proyek Bekasi. Tantangan yang mesti dihadapi tidak mudah karena jalur yang hendak dituju baru saja disapu banjir sehingga terendam lumpur tebal. Tapi berkat kegigihan mereka, sumbangan buku dan makanan yang dibawa pun bisa sampai ke tangan anak-anak yang begitu antusias melihat mereka.

Gerakan SEBUAI di Amprokan Blogger 2010

Sebagai sebuah komunitas yang merangkul setiap gerakan yang positif dan bermanfaat untuk kota Bekasi, Blogger Bekasi (be-Blog) bersama dengan SEBUAI ingin berkontribusi di gerakan kemanusiaan ini. Oleh karena itu, seluruh peserta Amprokan Blogger 2010 diharapkan membawa minimal satu buku anak-anak layak guna untuk disumbangkan di acara pengumpulan buku, tanggal 7 Maret 2010.

Jangan lupa Satu Blogger Satu Buku untuk Anak Indonesia yang lebih baik!

Salam Blogger!

Dikutip dari situs Amprokan Blogger 2010

A Few tips to stay away from sins

March 1st, 2010

taubat Since Satan is our avowed enemy, and he is always bent on leading us astray, we cannot guard ourselves against him, unless we are extremely vigilant. It is not different from walking in a jungle full of prickly thorns, hard rocks, and dangerous pits: we cannot escape unscathed without extreme caution. Here are a few tips to follow, which should--insha Allah--help us in our efforts to save ourselves from sins:

1) You need to motivate yourself by visualizing clearly the pain and dire consequences of sins you wish to shun. Do this by listing the consequences of sins, including the eternal torments in hell-fire. List the dire consequences and fix them in your mind so vividly so that you are forced to change your association of sins with pleasure; hence no sooner you think of a sin, all you imagine is pure pain and suffering;

2) Once you have successfully linked sins with pain and suffering, you are better prepared to motivate yourself to do the opposite: good deeds. Now list all the benefits of doing them, and visualize the pleasure that they entail. The Prophet said, virtue leads to jannah. Jannah is the eternal bliss about which the Prophet said, '(the bliss of paradise is) such the like of which no eyes have seen, no ears have heard about, and no mind has ever conceived'.

3) If you wish to shun a bad habit, you need to acquire the opposite virtue. So no sooner you are prompted to do a sin, hasten to do that which is good instead;

4) Make yourself busy with good deeds. As Imam Shafi'i said, if a person is not occupied with what is good, Satan will surely find ways of making him occupied with his works. So, decide how would you like to spend your time each day? Remember the time is all that we have to buy our place in jannah. So killing time is not an option for a person who believes in heaven and hell.

5) Keep company with the righteous people who would inspire you to be good--those who are conscious of Allah and are motivated to learn and practice Islam.

6) Establish Prayer and do so consciously, while meditating, and feeling reverence for Allah;

7) Make your tongue supple with dhikr Allah (remembrance of Allah): We can fight Satan only with the weapon of dhikr. The Prophet said, 'Satan runs through the blood veins of the children of Adam; but when he makes dhikr, Satan retreats'. So through dhikr and seeking refuge in Allah, and imploring Allah's help, we can surely guard against sins.


Source: Askthescholar.com

Kewajiban orang tua dalam menjaga keluarganya selamat dari api neraka

March 1st, 2010

"Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah dalam mengerjakannya ..." (Q.S. Thaaha : 132)

Ingatlah Wahai para orang tua, ada akhirat yang menanti anda dengan segala konsekwensi dari semua perbuatan anda. Setiap individu akan            mempertanggungjawabkan segala perbuatannya, setiap pemimpin akan ditanya tentang Ra'iyyah (yang? dipimpin)-nya.

Sebagai hamba Allah seperti halnya individu-individu yang lain, orang tua berkewajiban untuk menjaga dirinya dari neraka dengan mempelajari ajaran agama dengan baik lalu mengamalkan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Karena pada hakekatnya manusia di dunia ini hanya ada dua; yaitu orang yang berusaha menyelamatkan dirinya dari neraka hingga ia berhasil membebaskannya dan yang kedua adalah orang yang berusaha –justru- untuk mencelakakan dirinya.


Me, A Secret Admirer

March 1st, 2010

Pernah menjadi pengagum seseorang? Kagum di sini bukan dalam artian yg naksir-naksiran gitu, loh. Contoh aja, misalnya Anda (*uhuk… sok resmi manggilnya* :)) ) menyukai blog seseorang. Pasti ada faktor tertentu yg membuat Anda tertarik. Entah itu ceritanya, keunikan pribadinya, atau caranya bertutur. Lantas, apakah Anda akan berterus terang pada idola Anda tersebut bahwa Anda adalah pengagumnya?

Kalau saya……………. TIDAK!

Alasannya? Saya lebih suka menjadi secret admirer. Kenapa? Karena berdasarkan pengalaman, ketika seseorang tau dirinya dikagumi, semakin lama ia akan semakin berubah menjadi orang lain. Orang lain yang sesuai dengan karakter yg diinginkan pengagumnya. Sebab tanpa ia sadari, mulai muncul rasa takut dlm dirinya kalau nanti dirinya tidak disukai lg. Entah sindrom apa ini namanya. Mungkin anak-anak psikologi yg lebih tau. :D

Simpelnya gini. Saya percaya bahwa seseorang akan benar-benar menjadi dirinya sendiri ketika ia tidak merasa diperhatikan oleh orang lain. Lebih natural, lebih jujur dlm bersikap dan bertutur.

Jujur aja, saya punya beberapa blog favorit di luar sana yang nyaris tidak memiliki komentar di setiap postingannya. Padahal kalau dilihat dr segi isi, postingannya sangat unik, alami, dan nggak mainstream. Jelas sekali terlihat ada rasa tidak takut bahwa ia akan tidak disukai oleh orang lain ketika menyampaikan opininya yg apa adanya. (jangan pernah tanya linknya apa, ya! karena saya tidak akan memberikanya. :P saya tidak mau blog tersebut jadi rame karena kebanyakan pengunjung dan idola saya jd berubah, menjadi seseorang yg bukan dirinya lg karena merasa sudah dikagumi)

Saya pernah berada di posisi ini. Posisi dimana saya tau bahwa ada beberapa orang yg mengaku mengagumi saya. *uhuk… tanpa bermaksud membangga-banggakan diri sendiri loh, yaa…* Dan jujur, saya sempat terkena sindrom-apalah-itu-namanya yg saya singgung di atas td. Hal pertama yg saya rasakan adalah merasa terawasi, karena akhirnya saya sadar bahwa ada yg memperhatikan saya selama ini. Kemudian, saya mulai menikmati disukai oleh banyak orang hingga akhirnya saya merasa diri saya mulai berubah. Berubah menjadi sesuatu yg mainstream, karena ada rasa takut pengagum saya berkurang jika saya tidak menjadi sesuatu yg disukai banyak orang.

And do you know what? Itu nyiksa banget! Karena pd dasarnya, saya tidak menyukai hal-hal yg mainstream.

Pada akhirnya saya sadar, memang tidak semua hal dalam diri saya yg disukai oleh orang lain. But, actually… It’s okay! Adalah wajar jika diri kita tidak benar-benar sesuai dgn keinginan orang lain. Dan adalah tidak mungkin bisa memuaskan keinginan semua orang. :) And then, I’m back… Menjadi seorang Nilla yg persis seperti semula. Tanpa rasa takut tidak disukai oleh sekelompok, bahkan mungkin semua orang.

Sedikit catatan, ini cuma soal pilihan. Pilihan bagaimana kamu berikap pd orang yang dikagumi. Kalau saya, akan tetap memilih utk menjadi secret admirer dgn pertimbangan di atas. ;)

*lanjut ngintipin blog-blog favorit itu. hihihi…*

CATATAN DARI KOMPASIANA NANGKRING JAKARTA

February 28th, 2010

Narsis Bersama usai acara Nangkring Kompasiana Jakarta (foto by Unang Muchtar)

Setelah melewatkan kesempatan mengikuti acara MoDis (Monthly Discussion) Kompasiana bersama Pak Jusuf Kalla hari Senin (22/2) karena kesibukan dikantor, kemarin sore (27/2), saya bertekad menghadiri even kopdar ala Kompasiana yang dilaksanakan di ruang Anggrek Istora Senayan bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Pameran Buku dan Media Kompas Gramedia Fair 2010.

Saya tiba di Istora pukul 14.30 dan menghabiskan waktu hingga pelaksanaan acara yang dilaksanakan mulai jam 16.00 sore dengan “secara kalap” memborong buku-buku murah yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Tas ransel laptop yang saya bawa, sengaja saya kosongkan untuk mengisi buku-buku hasil “perburuan” saya di sejumlah stand penerbit yang berpameran hingga hari ini. Diskon harga buku hingga 20% serta buku-buku murah dengan kisaran harga Rp 5.000-Rp 20.000 sungguh menggoda. Tak ayal, ransel saya pun terisi penuh.

Menjelang pukul 16.00, saya lalu bergegas menuju lantai 2 dan disana sudah ada sejumlah Kompasianers berkumpul, salah satunya adalah mbak Pipiet Senja, seorang penulis produktif sekaligus Kompasianers yang sudah menghasilkan lebih dari 100 buku dan karya-karya beliau sudah saya baca sejak masih muda dulu. Saya menyapa beliau dan berbincang akrab tentang banyak hal.

Didalam ruangan saya duduk disamping bung Faisal Assegaf yang tulisan-tulisannya di Kompasiana banyak melecut kontraversi. Setelah berkenalan kamipun ngobrol tentang aktifitas blogging di Kompasiana. “Saya ini sebenarnya tidak suka ngeblog. Paling kirim tulisan ke media massa. Namun di Kompasiana saya “terjebak” dan jadi ketagihan menulis,” demikian “curhat” bung Faisal yang juga seorang aktifis mahasiswa tahun 1998.

Pukul 16.20 acara nangkring Kompasiana Jakarta dimulai. Dua orang admin Kompasiana, Mas iskandar Zulkarnaen yang akrab dipanggil Isjet dan Mas Pepih Nugraha tampil didepan.

Mas isjet membuka pertemuan tersebut dengan melontarkan joke-joke hangat dan memikat. “Saya malu deh disebut sama Bu Pipiet, adminnya Kompasiana masih imut, bisa-bisa terancam jadi calon mantu nih!” kelakar Mas Ishet yang disambut tawa hadirin.

Mas isjet lalu memaparkan sejumlah program-program kerja Kompasiana kedepan yakni selain menyelenggarakan Blogshop di sejumlah kota di Indonesia juga akan segera merilis aturan pengisian konten Kompasiana. “Aturan-aturan yang dirilis kelak merupakan semacam “rule of game” di Kompasiana namun tidak akan mengurangi kebebasan berekspresi dan kenyamanan berinteraksi di Kompasiana”, ujar Mas Isjet dengan mata berbinar.

Sebuah kejutan diungkapkan oleh Mas Pepih Nugraha. “Kompasiana akan meluncurkan Free Magazine yang dicetak sebanyak 5000 eksemplar dengan alokasi 2500 akan disebar ke seluruh daerah di Indonesia dan sisanya disebar di daerah Jabodetabek khususnya di Mal, Bandara dan Cafe,”ujar Mas Pepih seraya menunjukkan “dummy” Free Magazine Kompasiana yang diberi nama “FREEZ”.

“Ini sebuah kesempatan eksklusif bagi yang hadir di acara nangkring ini bisa melihat “dummy” Free Magazine Kompasiana yang akan diluncurkan dalam waktu dekat dimana konten tulisannya berasal dari Kompasiana”, tambahnya lagi.

Kesempatan berikutnya adalah sesi diskusi antar Kompasiana. Saya ikut mengusulkan untuk memberikan apresiasi bagi tulisan-tulisan terbaik di Kompasiana dengan menganugerahkan hadiah bagi tulisan pilihan di setiap kategori. Tidak hanya itu, saya juga ikut mengusulkan agar kedepan Kompasiana bisa menggagas buku “keroyokan” para penulis Kompasiana dengan mengusung tema tertentu.

Pak John Brata seorang pensiunan perwira tinggi Kepolisian yang juga seorang penerbang handal tampil membawakan testimoni. Beliau mengaku sangat tertarik bergabung dengan Kompasiana meski pada awalnya cukup sulit. “Saya ini gaptek, tapi untunglah berkat bimbingan seorang kawan, akhirnya saya bisa menjadi bagian dari keluarga besar Kompasiana”, ujarnya. Yang menarik adalah, Pak John membuat “oleh-oleh” khusus buat Kompasianers yang hadir berupa replika pesawat jet tempur yang dibuat dari bahan-bahan bekas kemasan air mineral. “Silakan diambil, sekalian jadi kenang-kenangan buat anda semua,” kata Pak John sambil tersenyum.

Pada kesempatan selanjutnya Pak Prayitno Ramelan, Bapak Publik Blogger Kompasiana ikut menyampaikan testimoni dan tanggapan. Mengawali uraiannya, Pak Pray mengutip pesan almarhum ayahandanya yang juga seorang wartawan terkenal pada jamannya. “Peliharalah ruh kita didalam tubuh dengan hal-hal baik dan itu akan terefleksi pada badan kita serta seluruh tindakan kita,” demikian kata penulis buku “Intelijen Bertawaf” itu menirukan pesan sang ayahanda. “Dengan tindakan berbagi, mulai dari berbagi pendapat, fikiran, ide dan pengalaman di Kompasiana adalah merupakan sebuah cara terbaik”merawat ruh” kita, oleh karena itu, saya menyatakan bahwa dengan aktif di Kompasiana, kita sudah berada di “jalur yang benar”, sebuah jalur dimana kita semua berada dalam satu “track” untuk saling mengisi dan berbagi dalam spirit kebersamaan”, kata Pak Pray menguraikan.

Setelah Pak Pray, tampil Pak Chappy Hakim mengemukakan testimoninya bergabung di Kompasiana. Mantan KSAU RI ini mengungkapkan bahwa era blogging Kompasiana merupakan sebuah revolusi dashyat di dunia penerbitan dan media. Menurut beliau, dulu saat pertama kali menulis untuk Harian Kompas, prosesnya sangat panjang. Mulai dari mengetik, mengedit dan menunggu konfirmasi apakah tulisan tersebut layak terbit. “Ini bisa mencapai waktu 2 minggu paling cepat, beda dengan sekarang. Tinggal klik, sudah langsung tayang. Sebuah fenomena yang luar biasa,” kata Pak Chappy yang sudah merangkum tulisan-tulisannya di Kompasiana dalam 2 buku yakni “Cat Rambut Orang Yahudi” dan “Awas Ketabrak Pesawat Terbang”. Pak Chappy juga mengemukakan bahwa Ngeblog itu sebagai upaya “melawan” lupa. Tulisan-tulisan yang terdokumentasi dengan baik secara online di Kompasiana akan menjadi sebuah “rekaman kenangan” serta referensi yang berharga dan bisa dibuka kapan saja.

Acara berakhir pukul 18.30 malam. Setelah saling bersalaman secara berkeliling dan berfoto bersama sebagian besar peserta Nangkring Kompasiana Jakarta melanjutkan untuk mengikuti bedah buku Pak Chappy Hakim “Awas Ketabrak Pesawat Terbang” yang dipandu oleh Mas Isjet di panggung utama Kompas Gramedia Fair. Sungguh sebuah acara yang mengesankan dan menyenangkan. Salut dan sukses buat Kompasiana !

Personal Computer, Teknologi Yang Termakan Zaman

February 27th, 2010

PC Pentium III
PC Pentium III

Agenda tadi pagi adalah bersih-bersih rumah. Sambil menghidupkan komputer lama seri pentium 3 yang sudah lama tidak dipakai karena jika dihidupkan monitornya berbunyi dor .. dor .. dor .. Saya menghidupkannya kembali karena mendapat hibah monitor lama dari adik saya. Lumayan bisa digunakan anak saya untuk melihat film Finley, karena saya tak punya VCD Player.

Saya merasa, memasang PC sungguh ribet. Ukurannya memakan tempat, kabelnya berseliweran disana sini, dan butuh daya listrik yang cukup besar. Meskipun sering saya katakan komputer ini warisan jaman kuliah dulu, namun sesungguhnya hanya casingnya saja yang benar-benar peninggalan kuliah. Motherboard, Processor, Memori, VGA sudah saya ganti semua dengan barang second juga. Tapi entah kenapa sekarang jika ditancapkan Flash Disk pada komputer ini sering diskonek dengan pesan malfunction. Mungkin ada masalah dengan hardwarenya yang sudah tua ini.

Kelihatannya sekarang komputer bentuk PC seperti ini hanya cocok untuk server saja. Untuk bekerja sehari-hari kelihatannya NoteBook / Laptop akan lebih cocok digunakan. Atau bagi yang pekerjaannya sekedar ngetik, atau menulis kode PHP bagi programmer kelas teri macam Cak Edy, netbook dengan ukuran 10 inchi sudah cukup, toh sekarang harganya sudah semakin turun. Tadi lihat di baligho, di sebuah pameran teknologi harga netbook dari hp ada yang 2,75 juta saja.