MERAJUT KENANGAN DAN JARINGAN DALAM REUNI NASIONAL ALUMNI UNHAS

reuni4Matahari menyengat begitu terik saat saya tiba di kawasan Ancol, Sabtu (30/8). Meskipun demikian tidak mengurangi semangat saya untuk menghadiri Reuni Nasional/Halal Bi Halal Alumni Unhas yang dilaksanakan di Restorant Jimbaran Pantai Karnaval. Momen langka  ini memang tak akan saya lewatkan, terlebih pada saat yang sama, saya juga diminta menjadi salah satu jajaran panitia yang bertanggung jawab pada registrasi dan publikasi online. Saya langsung menyapa sejumlah kawan-kawan panitia yang memang datang lebih awal ketika menapakkan kaki di lokasi acara. Bagian registrasi yang dikawal oleh Habibie Razak & Fauziah Nusaly sudah mulai sibuk. Saya menyapa hangat keduanya saat menata meja serta memberikan briefing singkat pada 7 orang anggota tim registrasi yang juga adalah alumni Unhas dan akan bertugas melakukan pendaftaran ulang peserta. Disiapkan 2 alur pendaftaran registrasi masing-masing untuk yang mendaftar di tempat dan yang sudah mendaftar via online. Saya kemudian masuk kedalam untuk foto ID-Card panitia serta meletakkan kue-kue yang saya bawa dari Cikarang untuk “food potluck” di meja yang disediakan.

reuni3

Saya menyapa sejumlah kawan alumni, salah satunya Jamsir, yang kini menjabat sebagai Ketua PDIP Batam. Jamsir selalu jadi rekan begadang di kampus dulu dan sengaja datang jauh-jauh dari Batam menghadiri acara reuni nasional ini. “Saya berangkat dengan pesawat Sabtu pagi dari Batam, bersama 2 kawan alumni khusus hadiri acara ini,”katanya sumringah. Ada juga Ismet Djafar. jebolan Teknik Geologi angkatan 1989 yang juga jadi salah satu mitra saya dalam mengelola penerbitan mahasiswa “Channel 9″ tahun 1991-1993 ikut datang. Ismet saat ini memimpin sebuah perusahaan jasa transportasi di Jakarta. Yang cukup mengesankan adalah bertemu dengan Nasrullah Nara, yang kini berkarir sebagai wartawan senior harian Kompas. Lebih dari 20 tahun silam, bersamanya saya pernah menjadi reporter Penerbitan Kampus “Identitas” UNHAS. Kami tertawa bersama saat mengenang waktu-waktu mengesankan ketika jadi “wartawan” mahasiswa dulu dan mengejar narasumber untuk wawancara :).

DSCN9771 (Copy)

Saya juga jumpa dengan Yeri Hermanto, alumni teknik mesin angkatan 1988 yang kini naik daun sebagai penulis skenario terkemuka, salah satunya serial sinetron “Anak-Anak Manusia” dan baru saja selesai penayangannya di RCTI. Pada tahun 2006, Yeri bersama sang isteri, Relita mengangkat 2 cerpen saya dalam telesinema Maha Kasih RCTI. Saya juga ketemu dengan M.Sapri Pamulu,PhD, mantan ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UNHAS 1991-1992 dan menjadi salah satu tim pengarah dalam acara Reuni Nasional kali ini. Saya pernah menuliskan profil beliau di blog ini saat maju sebagai calon legislatif dari Partai Nasdem.

DSCN9819 (Copy)

Saya sempat naik ke lantai 2 lokasi pelaksanaan FGD (Focus Group Discussion). Disana sejumlah tokoh alumni Unhas antara lain mantan rektor UNHAS Prof.DR.Basri Hasanuddin MA, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Rektor UNHAS Prof.DR.Dwia Ariestina Pulubuhu, Prof.DR Halide, Prof.DR Wim Polii,Prof.Abdul Razak Thaha, dll urun rembug dalam diskusi sebagai bentuk sumbang saran untuk pemerintahan Jokowi-JK.Sayangnya saya tak sempat mengikuti acara FGD tersebut kami keterbatasan tempat.

DSCN9820 (Copy)

Menjelang sore peserta yang akan menghadiri kegiatan akbar ini semakin banyak berdatangan. Untunglah cuaca begitu bersahabat. Hadirin menikmati sensasi keindahan senja memerah di cakrawala menyongsong malam di pinggir pantai yang eksotis.Hidangan potluck hasil saweran peserta yang datang “diserbu”. Sejumlah kue-kue khas Makassar seperti Gogos, Jalang Kote, Roko’-Roko’ Unti, Barongko’ yang terhampar melimpah di meja begitu cepat habis. Hidangan yang jadi favorit peserta juga adalah Es Pisang Ijo. Disediakan 1000 es pisang Ijo untuk para peserta reuni kali ini. Saya sempat mencicipi satu porsi pisang Ijo serta dua porsi barongko dan cukup mengobati kerinduan saya pada makanan khas Makassar. Nikmat sekali !

DSCN9873 (Copy)

DSCN9856 (Copy)

Acara reuni nasional kali ini memang dirancang non formal dan casual. Selain FGD, panitia juga menyiapkan kegiatan bersepeda santai dan aksi donor darah. Peserta tinggal memilih mana aktivitas yang ingin diikutinya lewat pendaftaran online maupun saat registrasi ketika datang. Nuansa keakraban dan kekeluargaan begitu terasa. Tawa dan canda terdengar riuh dari berbagai sudut lokasi kumpul alumni untuk bercengkrama melepas kangen. Pukul 16.30 sore, rombongan Ketua IKA Unhas yang juga wakil presiden terpilih H.M.Jusuf Kalla didampingi Ibu Mufidah Kalla tiba di tempat. Petugas Paspampres terlihat sigap menyiapkan keamanan situasi menyongsong kehadiran bakal orang nomor dua di republik ini. Rombongan kemudian menuju ke lokasi FGD di lantai 2 untuk mengikuti hasil akhir diskusi tersebut.

Prosesi resmi acara reuni nasional dimulai pukul 17.00 sore. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UNHAS membuka rangkaian acara itu. Hadirin yang datang dengan khidmat menyanyikannya bersama-sama. Terharu saya mendendangkan kembali Mars Unhas yang sudah lama tak pernah saya nyanyikan sejak wisuda tahun 1994 dulu. Tanpa terasa pelupuk mata saya basah. Kebersamaan yang indah terjalin dalam reuni nasional ini sungguh sangat menyentuh kalbu. Disamping saya, terlihat seorang alumni menyeka air mata yang menetes di pipi sembari tetap menyanyikan lagu tersebut dengan suara lantang serta bersemangat. Kami sama-sama larut dalam suasana syahdu yang terbangun

10255428_10152745034704218_885833821649143562_n

DSCN9884 (Copy)

Ketua Panitia Pelaksana Andi Razak Wawo tampil memberikan kata sambutan dengan atraktif. “Kegiatan ini merupakan wujud ekspresi alumni tidak hanya sekedar untuk saling melepas kangen satu sama lain namun juga bentuk dukungan alumni Unhas bagi pemerintahan baru Indonesia di periode mendatang yang bakal dipimpin salah satu putra terbaik alumni Unhas,” kata beliau penuh semangat setelah sebelumnya dengan lantang meneriakkan yel-yel pembakar nyali : Hidup Unhas, Hidup Alumni !. Pak Razak Wawo juga mengungkapkan kegembiraannya atas kerja keras panitia pelaksana yang terdiri atas sejumlah alumni lintas fakultas, lintas generasi. “Alhamdulillah, walau waktu persiapannya sangat singkat, berkat kekompakan panitia acara berskala nasional ini bisa diselenggarakan dengan baik,”ujarnya dengan mata berbinar.

DSCN9895 (Copy)

 Tampil berikutnya adalah ibu Prof.DR.Dwia Ariestina Pulubuhu, Rektor Universitas Hasanuddin Makassar. “Reuni nasional ini merupakan momentum penting bagi perjalanan UNHAS kedepan. Apalagi sebentar lagi UNHAS akan berstatus “Badan Hukum” bersama-sama Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Konsekuensi atas badan hukum tersebut salah satunya adalah fleksibilitas Unhas untuk menerapkan tata kelola universitas secara lebih luwes dan fleksibel. Saya berharap agar alumni Unhas ikut berkontribusi secara aktif dalam pengembangan almamater dimasa datang,”tutur Ibu Dwia.

DSCN9900 (Copy)

Sementara itu Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo pada kata sambutan berikutnya menyatakan rasa bangga dan salut atas pelaksanaan reuni nasional dan halal bi halal ini. “Sebagai pemimpin daerah, tentunya saya ikut berharap agar Alumni Unhas tak hanya memberikan andil pada pembangunan nasional namun sekaligus menjadi lokomotif pembangunan daerah Sulawesi Selatan yang kita cintai,” ujar beliau bersemangat.

 DSCN9904 (Copy)

“Saya ini terkadang malu sendiri, baru sadar ternyata saya masih Ketua IKA Unhas sejak bertahun-tahun lamanya,” kata Pak H.M.Jusuf Kalla membuka kata sambutannya. “Olehnya itu”, lanjut wakil presiden terpilih ini,”saya berharap agar posisi saya ini bisa digantikan kepada sesorang yang memiliki lebih banyak waktu mengurus organisasi kita ini menjadi lebih baik. Kondisi saya kelak akan tidak memungkinkan karena bakal sibuk mengurus negara, namun tidak menutup kemungkinan saya bisa duduk di jajaran penasehat”.

DSCN9907 (Copy)

“Di kesempatan ini pula, saya menyatakan terimakasih atas dukungan teman-teman dan adik-adik alumni yang ikut mendukung saya secara tulus pada perhelatan pemilihan presiden/wakil presiden bulan Juli lalu. Saya tentu berharap agar dukungan tersebut tentu tak hanya berhenti sampai disitu namun kontribusi pemikiran dan ide alumni bagi Pemerintahan baru kelak juga sangat saya harapkan untuk membawa bangsa kita jauh lebih baik dari sebelumnya,”ujar Pak Jusuf Kalla yang akrab dipanggil Pak JK ini dan disambut tepuk tangan riuh alumni yang hadir.

DSCN9921 (Copy)

Acara yang cukup menghebohkan berikutnya adalah foto bersama Pak JK per angkatan. “Biasanya kalau angkatan saya ketemu pasti akan saling menanyakan cucunya sudah ada berapa?,” kata Pak JK berseloroh.Dimulai dari angkatan 60-an yang kebanyakan merupakan teman-teman Pak JK, dilanjutkan kemudian angkatan 70-an. Sampai disini keadaan masih cukup terkendali karena memang pesertanya . tidak banyak. Namun ketika angkatan 80-an naik,suasana menjadi kacau karena pesertanya melimpah. Alhasil, untuk alasan keamanan,sesi foto untuk angkatan 90-an dan 2000 terpaksa ditiadakan.

drone

Acara berikutnya adalah atraksi foto Drone.Terdapat 5 buah drone (pesawat kecil berkendali jarak jauh yang dilengkapi kamera) mengabadikan kehebohan acara Reuni Nasional Alumni Unhas dari ketinggian. Salah satu dari pilot drone yang dihadirkan kemarin untuk acara ini adalah Ricky,pilot yang sama menerbangkan drone di acara konser Salam Dua Jari bersama Jokowi beberapa waktu lalu di Senayan. Foto Ricky inilah yang dimuat di halaman muka harian Kompas dengan hasil tampilan yang begitu spektakuler. Rencananya videonya akan segera ditayangkan segera setelah proses penyuntingan selesai.

10620658_10202860900546767_4283481873934695235_n

10402412_10201726517399492_5744611129484305728_n

DSCN9952 (Copy)

DSCN9987 (Copy)

Kian malam, suasana menjadi makin semarak. Seusai makan malam,hadirin menikmati penampilan perwakilan masing-masing fakultas di panggung utama. Dibuka oleh penampilan menawan Pa’kelong Unhas yang menyajikan medley lagu-lagu terkenal Bugis, Makassar dan Toraja seketika memantik semangat alumni mulai dari sekedar bernyanyi bersama bahkan ikut bergoyang mengikuti irama. Penampilan Pa’kelong Unhas,kian menarik dengan menyajikan dialog-dialog kocak ala Makassar yang mengundang gelak tawa penonton.10516886_10203988963756629_6084527453494170644_n

Lalu ada penampilan alumni fakultas sastra Unhas menampilkan dramatic reading “Sukmaku di Tanah Makassar” karya Ram Prapanca yang menggetarkan.Kemudian tampil perwakilan Fakultas Teknik, Kak Astra Ibrahim Eisenring menyanyikan lagu “Hotel California”. Suara alumni teknik arsitektur Unhas angkatan 1977 ini begitu memukau bahkan mampu mencapai level suara tertinggi. Tak ayal penampilan gemilangnya mendapat sambutan meriah.

Dari Fakultas Ekonomi, tampil paduan suara yang dipimpin langsung oleh kak Hendra Noor Saleh menyanyikan lagu-lagu nostalgia era 80-an. Kak Hendra lalu mengajak seluruh alumni fakultas Ekonomi yang hadir untuk maju ke panggung bersama-sama dan mengalunkan suara merdu mereka.

Rangkaian acara juga diselingi pengundian door price yang menyajikan hadiah tiket pesawat Batik Air, Jakarta-Makassar-Jakarta.

 DSCN0002 (Copy)

Menyusul kemudian rombongan perwakilan fakultas teknik kembali naik panggung. Rombongan mereka dipimpin oleh salah satu instruktur tim futsal Teknik Unhas kak Andi”Doi”Sofyan. Alumni Teknik Elektro angkatan 1987 dengan gayanya yang kocak memimpin rombongan yang dibawanya menyanyikan lagu “Madu dan Racun” disusul kemudian lagu”We Are The Champion” lalu “Teknik Rap”. Penampilan mereka begitu heboh dan mengundang tawa penonton apalagi disertai gaya joged ala Poco-Poco & Bang Jali.

10580013_10152655517418486_5324203417058601387_nLuar Biasa ! Itulah kata yang bisa terucap seusai menghadiri acara ini. Dalam kurun waktu 50 tahun, perhelatan Reuni Nasional/Halal Bi Halal Alumni Unhas 2014 inilah yang terbesar dan mampu menghadirkan hingga 1500 orang alumni, lintas fakultas,lintas generasi.

Pada event ini tentu tak hanya menjadi ajang kangen-kangenan mengunjungi & merawat kenangan, namun juga sebagai upaya untuk merajut jaringan antar sesama alumni yang lama tak bersua.

Saya sangat terkesan pada kegigihan, kerja keras, dan dedikasi jajaran panitia yang rela berkorban waktu serta tenaga mewujudkan acara ini. Dalam tim panitia, ada yang bahkan berjarak lebih 10 tahun angkatan masuknya dari saya serta berasal dari fakultas yang berbeda. Semuanya menyatu. Berbaur berpadu dalam semangat persatuan dan persaudaraan, dalam spirit “Red Jacket”, Unhas, almamater yang sangat kami cintai. Dari, Oleh dan Untuk Alumni..

Malam itu, dalam perjalanan pulang kembali ke Cikarang, saya tersenyum puas dan bangga. Sejarah baru telah ditorehkan. Ini belum selesai. Kiprah dan karya nyata, kita semua, alumni Unhas masih sangat diperlukan untuk membangun bangsa ini lebih baik. Bersama ilmu, amal, padu mengabdi.

Sampai ketemu dalam reuni nasional berikutnya…