Klien Kecewa, Bagaimana Solusinya?

Tidak selamanya hasil kerja kita selalu bisa memuaskan klien. Suatu saat bisa jadi ada satu atau dua klien yang merasa kecewa. Kalau kita menemui kejadian seperti itu apa yang harus kita lakukan?

Bekerja sebagai freelancer lewat oDesk.com tentu harus siap dengan segala resikonya. Salah satunya yaitu menghadapi klien yang kecewa dengan kita. Klien merasa kecewa bukan berarti hasil kerja kita jelek. Bisa jadi karena alasan lain, misalnya kita kurang komunikatif, sulit dihubungi, suka mengulur-ulur waktu, dan sebagainya.

Apa yang dilakukan oleh klien ketika mereka kecewa?

Kemungkinan pertama, klien tidak mau membayar kita dan meminta pengembalian jika proyek tersebut dibayar berdasar jam (Hourly). Kalau ini yang terjadi, tidak apa-apa terima saja dengan lapang dada. Akhiri kontrak secara baik-baik dan minta maaf kepada klien.

Kemungkinan kedua, klien akan tetap membayar hasil kerja kita, entah itu hanya sebagian atau keseluruhannya, tapi jangan senang dulu karena bisa jadi ada bonusnya. Klien yang kecewa biasanya akan memberi bonus kepada kita berupa feedback yang negatif disertai dengan komentar yang kurang menyenangkan.

Feedback dari klien akan selalu terlihat di profile kita dan itu akan berpengaruh pada saat kita mencari proyek lain. Calon klien akan membaca komentar klien sebelumnya dan kalau ada yang memberi penilaian negatif, calon klien tentu akan berpikir seribu kali untuk mau mempercayakan proyeknya kepada kita.

Namun demikian kita tidak perlu khawatir. Komentar dari klien tersebut bisa disembunyikan kecuali dengan gambar bintangnya. Jadi apabila kita hanya mendapat bintang satu atau dua, gambar itu tetap akan kelihatan dan mengurangi poin kita di mata calon klien.

Bagaimana cara agar gambar bintang tersebut tidak muncul? Satu-satunya solusi yaitu dengan melakukan REFUND, atau dengan kata lain kembalikan saja pembayaran dari klien seluruhnya dan proyek tersebut akan dianggap tidak ada oleh oDesk.com. Secara otomatis proyek tersebut tidak akan muncul lagi di profile kita.

Oleh karena itu kita perlu berhati-hati dalam memilih klien. Periksa dengan teliti calon klien tersebut jangan asal cari proyek saja.

Gambar ilustrasi diambil dari Flickr.com