Animon*

So for shits and giggles gw beli Animonster (which is apparently now called Animonstar, which has absolutely no relation to that of the limbo).

Animonster's Current Form

Animonster’s Current Form

Gw berhenti beli Animonster rutin around the time gw pasang internet di kamar kost, which is also the end of many other things. Seinget gw, terakhir itu banyak ulasannya Animonster isinya lebih ngejabarin cerita satu anime/manga sepanjang halaman memperbolehkan (masalah inheren media di Indonesia yang susah nyari sumber primer). Sebenernya dulu ini doang bahan gw buat sotoy kelihatannya tau banyak anime while watching jack shit. DAN sumber yang bagus untuk terekspose dengan anime yang lebih banyak karena gw gak langganan Animax.

So! Much more years than I probably wanted went, how is it today?

….it’s pretty much the same. “Review”nya masih nyeritain ceritanya dalam bentuk teks + penjelasan karakter. Some people liked this so it’s OK, I think? Kalo majalah luar gak begini sih. Surat pembacanya masih ada, yang sekarang semuanya email. Komik geje ada, fan art ada.

It does have a lot more sections on event, though. Dulu emang event jejepangan jarang, sekarang kalo gak bentrok alhamdulillah. There’s also a cosplay gallery because of course.

In short it’s the goddamn same, which might be good? Gw gak tau sekarang exposure anak ke anime sekarang dari mana, berhubung stasiun yang dulu nayangin anime lebih prefer nayangin naga and this blasphemy.