Malam ini semua televisi menyiarkan kasus Century, namun bagi saya yang tak paham betul, membaca buku dan membuat catatan kecil mungkin lebih punya arti.
Malam ini saya hanya ingin bercerita, tadi pagi kubeli lagi sebuah buku tentang kepahlawanan, tepatnya “Mencari Pahlawan Indonesia”. Buku ini sebenarnya kumpulan tulisan yang dimuat di Majalah Tarbawi, setiap seri. Ini kubeli yang kedua kali. Dulu, kupinjamkan dia kepada seorang teman, agar tersemai semangat hidup. Namun mungkin karena asyik masyuk dia membaca, hingga lupa mengembalikannya. Malam ini, akupun mulai membaca, untuk yang kedua kalinya.
Ini buku berat. Mengupas tentang kepahlawanan, menginspirasi kepada kita bahwa pahlawan adalah orang biasa yang menorehkan karya besar. Pahlawan adalah orang biasa yang tampil secara luarbiasa yang muncul disaat yang sulit.
Tapi bahasanya rapi indah. Pemilihan kata, gaya bahasa, kosa kata, penempatan titik koma, membuat kata-kata berat itu menjadi ringan dicerna.
Bisa juga kita belajar dari Habiburrahman Al Shirazi. Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih adalah dua karya yang dinikmati banyak orang, juga filmnya. Apa hebatnya ? Dia bisa menterjemahkan soal-soal berat ke dalam sebuah alur cerita yang mudah dicerna. Dia tak perlu lagi berfatwa.
Itulah hebatnya bahasa. Itulah hebatnya kata. Dan malam ini akupun terbuai olehnya.
Kapan anda terakhir menggunakan telephon umum ? Dan apakah anda masih menjumpai telephon umum di sekitar tempat tinggal anda ?
Lama saya tak melihat telephon umum. Namun, satu-satunya yang masih saya jumpai adalah telephon umum yang terletak di balai RW III Gebang Putih. Kelihatan masih bagus dan terawat. Jika saya ke masjid, masih terlihat seseorang dengan membawa beberapa koin menelephon sambil cekikikan. Entah apa yang mereka bicarakan.
Telephon umum ternyata masih ada
Dijaman keemasannya, telepon umum menjadi tulang punggung komunikasi. Murah, mudah, dan tak perlu berlangganan. Bahkan, bagi sebagian orang telephon umum banyak digunakan sebagai obyek untuk menumpahkan kreatifitas.
Saat saya masih menjadi mahasiswa, banyak sekali cerita-cerita tentang kreatifitas orang mengerjai telephon umum ini. Ada yang menggunakan kawat, ada yang menyudet kabel penghubungnya dengan peniti dan disambungkan ke telephon kecil, ada pula yang dapat bocoran dari anaknya pegawai telkom, asal pakai nomor dengan password tertentu maka tak pakai koinpun bisa menelpon sesuka hati. Ada pula cerita ketika koin nyantol sehingga tak bisa digunakan menelepon, kemudian telepon di gebrak ternyata malah beberapa koin yang keluar.
Setelah telephon koin ada pula era telephon kartu. Saat itu, beberapa mahasiswa memperbaiki cara usilnya dengan membuat atau menggunakan kartu palsu. Beberapa teman terpaksa ada yang dipanggil polisi karena kasus ini.
Kini telephon koin telah tergusur jaman, telephon genggam sudah lebih mudah dan murah.
Tadi pagi saya berjalan-jalan dengan anak saya melewati plasa telkom Manyar. Dan rumah telephon umum itu merana tanpa penghuni.
Telephon Umum yang sudah tak ada telephonnya di depan Plasa Telkom Manyar : Merana
Saat ini telephon umum sudah menjadi barang tak umum lagi, yang tak gampang kita temui. Atau, mungkin sekarang tempatnya sudah berpindah di museum.
Bagi para pengguna Blackberry, mungkin sempat terpikir ? bagaimana Blackberry kita saat tidak berlangganan Paket Blackberry Internet service(BIS), namun ingin tetap bisa browsing menggunakan Browser bawaan Blackberry.
Tips ini diperuntukan bagi anda yang bermodalkan dana pas-pas tetapi ingin tetap melaukan browsing, Chating dll, dengan harga murah dan tak perlu pengeluarkan biaya bulanan yang mencapai ratusan ribu.
sedikit tips dan tutorial bagaimana agar Blackberry anda tetap bisa browsing dengan BB browser
TIPS Browsing tanpa BIS – buat yg mau ngirit / BB nya suspend
Facebook is on going working on Project Titan to launch their full webmail service, with support for all email clients. The project Titan will give its 400 million Facebook users to use outside of the social networking site
The Project Titan will change dramatically and revolutionary the way users send message on social networking site. With every members being an @facebook.com address,most likely will represent to connected to their vanity url.
Like others webmail service, Facebook webmail will have full POP/IMAP support, to allow us to configure it with any email client, including Thunderbird, Microsoft Outlook, Entourage, Apple’s mail applicants and Linux’s evolution email client.
With Project Titan, it is believed could even take on Gmail user. With over 400million users, It will reduce the number Gmail’s user and other possible service. If this happen, It will become a new battle ground between free webmail service provider. And perhaps, it will push Google to launch their social networking site to beat up Facebook.
But until now, no news regarding the Project Titan will implemented. Also no more detail information such as how many space would be given by facebook to each email account.
Capek juga browsing menggunakan HP, apalagi kalau menjawab beberapa pertanyaan di Facebook dan Twitter.
Saat ini koneksi internet saya diluar kantor hanya mengandalkan langganan Indosat Broadband bulanan 1 dengan biaya 50000 per bulan. Dengan biaya sebesar itu saya mendapat jatah 125MB / bulan.
Jika saya menggunakan browser biasa jelas 125 MB itu hanya sak klemetan saja. Sekarang satu halaman saja sudah 100 KB bahkan ada yang 500 KB. Dan diantara sekian MB itu hanya kita gunakan untuk mengakses flash dan gambar-gambar iklan.
Cara hematnya menggunakan Opera Mini 5 di komputer via Micro Emulator. Cara kerja Opera Mini adalah melewatkan semua halaman web yang kita akses melalui server mereka sembari melakukan kompresi disana. Hebat Hemat * Lah ini kan iklan salah satu operator *
Sepertinya sudah lama sekali saya nggak main mainan semacam ini. Kangen rasanya. Maklum, saya bertumbuhkembang dengan mainan-mainan ini. Mainan yang rapuh oleh angin kencang, dan mengharuskan kita berinteraksi langsung dengan lawan, dimana lawan adalah anak tetangga. “Janittt, Janitttt….” begitu dulu saya selalu memanggil teman masa kecil favorit saya dari depan pagar (namanya Janitra). Saya bertumbuhkembang di kompleks BTN, dimana tetangga adalah keluarga, dan silaturahmi adalah pasti.
Anak-anak zaman sekarang sepertinya nggak mengalami masa menyenangkan itu ya? Sepertinya mereka lebih asyik dengan mainan seperti play station, atau bahkan sekarang nintendo wii. Memang canggih sih, tapi kok sepertinya sepi ya? Terlalu sepi ah untuk masa anak-anak. Hehehe. Eh, tapi kalau anak-anak gaul jaman sekarang masih main kartu atau uno sih. Mainnya di kafe tapi, dressed up dan pakai make-up, sambil ngerokok. Sangat nggak nostalgik ah :P
Kemarin saya dan Ais (Ais ini nama pacar saya, haha, ahey :>) mendadak mau main monopoli atau halma. Kita lalu putar-putar keluar masuk toko-toko mainan untuk mencari board games tersebut. Tapi ternyata sudah jarang yang jual. Akhirnya saya berhasil mendapat mereka di Pasar Simpang Dago, setelah mencari di beberapa toko.
Ibu Penjual: Iya, sok neng, mau cari apa? Saya: Ada game kayak halma atau monopoli gitu bu? Ibu Penjual: Wahh, kalau game mah nggak ada neng.. Adanya mainan. Saya: Oh, iya. Mainan aja deh kalau gitu. *langsung berencana update blog pakai Bahasa Indonesia :P*
—
Yeyy.. Akhirnya dapat.
Teman-teman, ayo kita main :)
Alkisah seorang peserta Tim Penelitian Lapangan (TPL) ditanyakan Pak Kepala Dusun (PKD) saat kegiatan pengajian rutin setiap malam Jumat (terutama sekali lebih intensif pada malam Jumat Kliwon) di suatu dusun pedalaman Pekalongan.
PKD: “Mas, ko mas XYZ bonten nderek pengajian?” (Mas, kok mas XYZ nggak ikut pengajian?)
Tadi malam, untuk pertama kalinya davi cek kesehatan ke dokter di RSIA Hermina Sunter Podomoro. Secara keseluruhan, alhamdulillah Davi dalam keadaan sehat dan tidak ada masalah. Berat Davi naik 102gr, jadi sekarang 3820. Kata dr. Dyah Davi harus ganti susu formula, karena agak susah buang air besar, tapi dr. Dyah juga menyarankan agar terus diberi ASI karena itu yang paling baik untuk Davi.
Kami juga punya keinginan untuk memberikan ASI Ekslusif untuk Davi, tapi karena ASI dari Mami Davi belum begitu lancar dan Davi juga kuat minum susunya, terpaksa kami memberikan tambahan susu formula BMT Morinaga. Susu BMT ini juga akan kami ganti dengan susu formula merk lain, karena Davi tidak begitu cocok dengan susu BMT Morinaga ini.
Selain disarankan untuk terus diberikan ASI, dr. Dyah juga memberikan vitamin B dan Vitamin E untuk memulihkan kulit Davi yang agak kuning, dikarenakan Davi jarang berjemur matahari pagi yang jarang muncul di musim hujan ini.
Selain Davi, Mami Davi juga control ke dr. Bambang WS. Mami Davi cek kondisi luka pasca operasi Caesar. Alhamdulillah, kondisi luka Mami Davi juga bagus dan benang jahitan sudah dilepaskan. Perawatan berikutnya hanya tinggal menggunakan Betadine dan salep yang diberikan dr. Bambang untuk bekas luka operasi. Insyaallah, ke dr. Dyah lagi tanggal 24 februari besok, untuk imunisasi Davi.
Alhamdulillah, Aqiqah Davian Tunggadewa pada Rabu tanggal 3 Februari 2010 telah berjalan lancar. Aqiqah dilaksanakan dengan sederhana dan penuh hikmah dengan dihadiri sekitar 60 ibu-ibu pengajian. Terimakasih kepada rekans semua yang telah mendoakan Aqiqah Davi segingga berjalan dengan lancar.
Hari: Jumat – Minggu
Tanggal: 5-7 Februari 2010
Tempat: Gedung Bale Asri – PUSDAI
Jl. Diponegoro No. 63 Bandung
Fashion show by:
D&D Salon & Wedding Service Feat : Alice Norin
Daday Khogidar
Sarahfie Wedding Package
Novee Aly Feat : Dominique
Alia (La Andrew Salon) Feat : Titi Kamal
N’ Den Salon
Rumah Mote
Abelle Salon
Daftar Peserta Pameran Pernikahan Tradisional Pusdai 2010
Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama Lagi
Aku ingin kau mengenang
segala kisah tentang kita
yang telah terpahat rapi di rangka langit
bersama segenap noktah-noktah peristiwa
juga canda dan pertengkaran-pertengkaran kecil
yang mewarnai seluruh perjalanan kita
Dalam Lengang, Tanpa Kata
Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama Lagi
Aku ingin kau tetap menyimpan
setiap denyut nadi yang berdetak
dan degup cepat debar jantung
saat mataku memaku matamu
disela derai gerimis menyapu beranda
kala kita pertama bertemu di temaram senja
Dalam Sepi, Tanpa Suara
Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama Lagi
Aku ingin kita meletakkan segala perih itu
disini, pada titik dimana kita akan berbalik
dan menyimpan senyum dibelakang punggung masing-masing
lalu membiarkan waktu menggelindingkannya
hingga batas cakrawala
bersama sesak rindu tertahan didada
Dalam Diam, Tanpa Airmata
Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama Lagi
Aku ingin cinta itu tetap tersimpan rapi
pada larik bianglala, pada hujan, pada deru kereta,
pada embun di rerumputan, pada pucuk pepohonan
sembari memetik mimpi yang telah kita sematkan disana
lalu mendekapnya perlahan
Dalam Sunyi, Tanpa Cahaya
Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama Lagi
Aku ingin kita akan tetap saling menyapa
lalu merajut angan kembali
seraya meniti ulang segala jejak yang sudah kita tinggalkan
lantas menyadari bahwa menjadi tua adalah niscaya
dan untuk itu kita tak perlu ambil peduli
karena kita tahu
Dalam Lengang, Tanpa Kata
Dalam Sepi, Tanpa Suara
Dalam Diam, Tanpa Airmata
Dalam Sunyi, Tanpa Cahaya
Menurut informasi dari Kassa kabarnya Nexian akan meluncurkan Nexian NX-G801 yang akan mengakomodasi Nexian Messenger Ala Blackberry. Tapi yang unik adalah contoh messengers yang dibuat iklan.
Apakah pesan yang muncul dalam iklan tersebut hanya sebuah kebetulan atau sengaja “mengangkat” sebuah kelaziman jaman sekarang tentang orang tua yang dibohongi anak. Anda yang berhak menilainya.
Dengerin sepatah kata–nya I Gede Prama di radio tadi sambil berangkat kerja, dihubung-hubungkan dengan ibu pekerja macam saya ni.. atau lingkungan kerja, kok pas juga ya.
Ini nih ringkasannya:
1. Kalau kita sering bertemu dengan orang yang pemarah, berbahagialah karena sebenarnya orang pemarah adalah guru bagi kita untuk belajar sabar.
2. Kalau kita berhadapan dengan orang yang suka menyakiti hati kita, bersyukurlah, karena sesungguhnya itu adalah tempaan agar kita kuat.
3. Kalau kita selalu berhadapan dengan orang yang sulit, bersyukurlah karena hal itu mengajarkan kita untuk selalu “aware” dalam kehidupan.
Hhmm… by the way.. kalau di pekerjaan berlangsung mulus-mulus ajah, kadang-kadang bosan juga looh.. serasa tak ada tantangan. Kalau kita menghadapai masalah n kemudian mampu menyelesaikannya, selalu ada kepuasan di dalam hati kita. Pernah buktiin..?
Google release a new update to allow administrators to control and manage staff access to Google applications on a range of the enterprise devices.
The IT staff which has administrators right with Apps premier and Education Edition could be manage employee access to applications on iPhone, Nokia E series and Windows Mobile devices from the Google Apps control panel, no additional software needed.
The new features are designed to let administrators to ensure that corporate policies are enforced across a range of mobile devices, said Bryan Mawhinney that role as mobilesoftware engineer at Google on blog post.
Administrators could control remotely wipe data from devices and lock them after a period of inactivity, also the administrators have right to enforce several password option such as setting minimum length and the use of numbers, punctuation and letters.
All features could accessible from control panel of Google Apps. Once user starts to synchronize a device with Google Apps, the administrator domain will be able to remotely wipe data from the user setting page.
With these updates, follow Googles’s launch last year of a number of enhancements to focusing on mobile productivity for Blackberry and android phone users.
In related news, Google release an over-the-air update for Nexus One handset yesterday to fix the problems with the phone’s 3G connectivity.