Quick Link : SKB Tentang Ahmadiyah

Pak Yusril menulis pandangannya soal SKB Ahmadiyah. Selain sebagai tulisan pembanding atas opini beliau yang disiarkan oleh media, ada yang jauh lebih menarik dan mestinya potensial memicu keingintahuan rekan-rekan media -). Silakan baca paragraf terakhir dari tulisan tersebut
Namun hingga kini, kita belum tahu keputusan apa yang akan diambil, baik oleh Manteri Agama, Mendagri dan Jaksa Agung, maupun oleh Presiden sendiri. Reaksi atau komentar Presiden atas soal Ahmadiyah ini belum terdengar. Ini beda dengan reaksi beliau yang cukup cepat terhadap isyu poligami yang dilakukan Aa Gym, walau hal itu lebih bersifat personal Aa Gym dibanding dengan isyu Ahmadiyah yang kini menyita banyak perhatian umat Islam, politisi dan aktivis hak asasi manusia di tanah air, bahkan gemanya jauh ke mancanegara.
Take a Look : Yusril Ihza Mahendra : SKB Tentang Ahmadiyah

SKB TENTANG AHMADIYAH

Bismillah ar-Rahman ar-Rahim Kemarin, usai acara diskusi “Konstruksi Kepemimpinan Menuju Kebangkitan Nasional” yang diselenggarakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Jakarta Media Center, saya ditanya oleh sejumlah wartawan mengenai Ahmadiyah, sehubungan dengan rencana diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB)  Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Jaksa Agung, yang kini tengah menjadi berita hangat media massa [...]

Tausyiah 003

Islam mengajarkan derajat semua manusia, laki-laki/perempuan adalah sama. Yang membedakan adalah derajat ketakwaan kepada-Nya. Mari kita tingkatkan iman dan taqwa kita. sumber: SMS Tausyiah275

p.a.y.L.O.G

Ya … ya … ya …, gw emang pinginan, so gag salah dung kalo gw ikutan sandal mbuwat kayak gini p.a.y.L.O.G halah namane angil men, sebenarnya cuman nampilin data dari twitter.com. Awalnya cuman pengin mbuat form isian yg simple dan irit diakses dari hape. Ya secara gw kan fakir pulsa, jadi kalo akses twitter.com pulsa [...]

Do You Want to Live on the Moon?

Kemarin setelah membaca berita di detiknews.com tentang permintaan Pak Menteri Pemuda & Olahraga agar para TKI (Tenaga Kuliah Indonesia) mau kembali ke tanah air untuk membangun bangsa, saya melemparkan topik ini ke dalam 2 milis yang saya ikuti. Yang satu adalah milis mahasiswa muslim Indonesia di Taiwan, dan yang lainnya adalah milis angkatan waktu kuliah listrik-listrikan di Bandung. Dan dari beberapa balasan yang diterima, dapat diklasifikasikan menjadi 3 yaitu : kembali ke Indonesia, ragu-ragu, dan tidak kembali. Walaupun, yang memilih tidak kembali hanya sebagian kecil.

Ada 2 alasan secara garis besar. Untuk yang condong kembali ke tanah air, alasannya adalah nasionalisme dan atau keluarga. Sedangkan yang tidak, beralasan di tanah air mereka kurang dihargai, baik dari segi finansial maupun dari segi keilmuan. Saya tidak mempertentangkan keduanya, itu hak mereka buat memilih. Toh, nggak kembali bukan berarti nggak nasionalis.

Seorang teman yang lagi berguru di Negeri Ginseng mereply dengan sepotong lirik dari lagunya Sesame Street yang judulnya I Don’t Want to Live on the Moon.

So if I should visit the moon
Well, I’ll dance on a moonbeam and then
I will make a wish on a star
And I’ll wish I was home once again

Though I’d like to look down at the earth from above
I would miss all the places and people I love
So although I may go I’ll be coming home soon
‘Cause I don’t want to live on the moon

Tewas Akibat Pesta Miras

Mabuk = MautInilah berita yang datang dari Surabaya. 7 orang tewas akibat pesta miras. Pesta miras ini diadakan dalam 2 kelompok yang berbeda. Kelompok pertama menelan korban 4 orang dan kelompok kedua menelan 3 korban.Mabuk...

Ada banyak alasan untuk membenarkan mereka-mereka yang pesta miras. Bisa karena memaklumi kemiskinan mereka atau karena menganggap pesta miras itu diadakan untuk melepas kepenatan hidup.

Saya melihatnya dari sisi lain. Apa yang dibayangkan orang-orang tersebut saat memulai minum-minuman keras dan saat sadar sudah ada di alam baka ? Saat sadar semuanya sudah terlambat. Saat sadar ternyata pintu untuk bertobat tertutup sudah.

Kembali ke soal mabuk-mabukan, coba test diri kamu sendiri, sekarang sedang mabuk nggak ? Lihat gambar si cewek. Kalau berkunang-kunang, jangan-jangan kamu sedang mabuk juga -P

Beware rekan-rekan, kita tidak pernah tahu kapan, bagaimana dan dengan cara apa kita semua meninggal dunia. Apakah kita ingin menyesali apa yang sudah terlanjur terjadi saat semuanya sudah terlambat untuk disesali ??

Uang dapat dicari dari manapun. bahkan, ketika sudah memiliki sumber penghasilan dari menulis buku dan menjadi kontraktor, mencari tambahan penghasilan dari internet tetap dilakukan. Dialah Andie Wicaksono, ahli Fengshui yang sebentar lagi akan dapat dinikmati acaranya mengenai fengshui di JackTV. Selain bergabung dengan Google Adsense, program afiliasi dan PTR, dia juga mengelola toko online melalui KotaBuku.com.

Berikut wawancara lengkap dengan Andie Wicaksono:

 

Sudah berapa lama bergelut dengan kegiatan cari duit di internet?

baru sekitar setengah tahun

Apa yang mendasari Anda mencari duit dari internet?

mencari tambahan pengetahuan dan wawasan, juga membuktikan bahwa tambahan income di internet ini benar2 ada

Adakah yang mengajak atau mengenalkan Anda pada kegiatan ini?

ada, salah satu teman baik sy di sma

Program apa saja yang Anda ikuti untuk kegiatan ini (PTC, PTR, Paid Link, afiliasi, dll.)

semua

Dari program-program itu, mana yang memberikan pendapatan online paling banyak?

paid review

Berapa situs/blog yang Anda kelola untuk kegiatan bikin duit di internet?

sekitar 20an, jumlah tepatnya saya sendiri lupa

Apakah semua situs/blog Anda memiliki domain sendiri?

tidak, banyak yang merupakan subdomain gratis

Apa platform blog yang Anda sukai?

blogspot, karna user friendly

Apakah Anda mengelola situs jualan online?

ya

Apakah situs jualan online itu ditempeli iklan/iklan produk afiliasi?

ya

Apakah Anda menjalankan direct advertising/jual ruang iklan langsung di situs/blog Anda?

tidak, kecuali utk perusahaan saya sendiri

Berapa rata-rata pendapatan online Anda setiap bulan?

sekitar 30us

Apakah Anda ikutan Google Adsense?

ya

Berapa lama Anda membukukan pendapatan $100 pertama?

6 bulan

Berapa rata-rata pendapatan Adsense Anda sebulan?

sekarang, sekitar 20-30us

Berala lama waktu Anda online setiap hari untuk mengelola bisnis Anda di internet?

3-6 jam sehari

Apakah Anda berencana menjadikan kegiatan cari duit di internet ini sebagai penghasilan utama?

tidak, saya tetap akan menjadi pengarang buku dan kontraktor, tapi sebagai tambahan, ya.

Bagaimana pandangan Anda kepada mereka yang skeptis bahkan sinis terhadap mereka yang mencari duit dari internet?

semua orang punya jalan utk mencari rezeki masing2

Apa pesan-pesan Anda kepada pebisnis internet/calon pebisnis internet yang lain?

buat yg belum menghasilkan, jangan patah semangat, tapi juga buat yg sudah berhasil, jangan sombong, teman2 blogger yg juga pebisnis internet juga  banyak yg mau membantu, asalkan  kitanya juga tidak sombong. kita butuh bantuan dari orang lain. internet hanya merupakan sebuah media utk bersosialisasi (sosial media). Oh ya, terakhir, jangan melakukan spam, karna tidak ada orang yang suka spam. lakukan bisnis/pemasaran di internet secara profesional dengan belajar dari teman2, atau juga melalui literatur online yg banyak ditemukan.

Apakah Anda keberatan untuk menunjukkan dua contoh situs/blog yang Anda gunakan untuk bisnis di internet?

tidak, dua situs yg sering saya gunakan yaitu kotabuku.com dan ar-chi-tect.org

SMS Santet Revealed !

Supaya jangan bikin malu Indonesia dimata om Bill Gates yang datang kemarin, sebaiknya informasi ini disebarluaskan. Masya ribut soal RUU ITE masih percaya pada hoax macam begini.

Berita soal SMS santet seperti yang dilansir (dan membuat terkekeh-kekeh dirinya) oleh mas Pujiono adalah palesu belaka. Tepat seperti yang disinyalir mas Puji. Kebangetan kalau ada yang percaya karena SMS tersebut hanya kegiatan iseng yang dilakukan oleh Abegeh.
"Kalau ada telepon yang NOMOR BERWARNA MERAH dan no HP yang akhirnya 0866 dan 0666 jangan diangkat karena bisa menelan jiwa. Hari ini sudah disiarkan diberita, terjadi di Jakarta dan Duri, Bengkalis dan sudah terbukti. Sekarang masih diusut oleh pihak KEPOLISIAN. Dugaan sementara adalah kasus PEMBUNUHAN JARAK JAUH MELALUI TELEPON GENGGAM (HP) oleh dukun ILMU HITAM / si penelepon adalah ROH GENTAYANGAN yang mencari MANGSA. Harap dimengerti dan kirim ke teman atau saudara semua."
SMS santet tersebut dikirimkan oleh si ABG dengan maksud hanya mengusili teman-temannya namun apa nyana, SMS tersebut menimbulkan keresahan karena banyak yang memforwad SMS dengan alasan, "Kali aza bener" atau "Ya saya kan cuma kasih tahu..." atau "Udah ada yang mati lho..."

Darimana saya bisa mengatakan kalau SMS tersebut hanya palesu belaka. Ya lihat saja isinya. Bagi para pengguna email yang biasa diserbu spam dan hoax, SMS tersebut jelas-jelas memenuhi kriteria berita palsu.

Kalau masih kurang percaya, nih baca beritanya Batam Pos -)


Si pengirim ternyata bukan dukun santet atau dukun ilmu hitam, tapi
hanya anak baru gede (ABG) yang iseng ingin mengerjai
teman-temannya.


Dari penelusuran Batam Pos, Rabu (7/5) akhirnya terkuak siapa yang
pertamakali mengirim SMS yang mengatasnamakan 0866. Pengirim pertama
SMS tadi yaitu ABG yang berasal dari Tanjunguban, Bintan Utara.


"Awalnya SMS ini dikirim untuk mengusili kawan-kawan saja," ucap ABG
yang mengaku mengirim SMS juga kepada Batam Pos, Rabu (7/5).


ABG perempuan yang namanya tak mau disebutkan menerangkan, SMS tadi
dikirim saat dirinya tak ada kegiatan sehingga dirinya terkenang dengan
teman-temannya. Saat teringat dengan rekannya tadi, Ia iseng-iseng
mengirimkan SMS dengan nada sedikit usil.


Buat rekan-rekan yang biasanya seneng forward berita hoax, hati-hati jangan sampai dikerjai oleh ABG seperti ini. Malu sama pendidikan dan titel pekerjaan -D

Mainin Dong!!



Fitur chat di Facebook bisa juga untuk mengingatkan kita untuk kembali bermain aplikasi yang sudah tidak lama disentuh.. hehehe…

Kemarin saya kangen dengan kampus kuliah saya yaitu STBA Yapari ABA Bandung. Setelah hampir 2 tahun meninggalkan kampus, akhirnya saya kembali menyapa ibu kantin yg baik hati dan makan siang disampingnya sambil bersenda gurau. Kemudian saya menuju ruang kepala jurusan disana beliau menyapa saya dengan akrab dan menggiring saya mengikuti rapat dengan banyak dosen. Saya sempat kikuk dan berpikir ada apa ini ? kenapa saya jadi ikut rapat ? saya kan Cuma mampir pikir saya! tapi karena beliau memaksa akhirnya saya ikut berpartisipasi.


Saya duduk dan disambut hangat oleh para dosen, beberapa saat saya mendengarkan rapat dan mulai mengerti isi rapat itu . Para dosen sedang memikirkan upaya meningkatkan masuknya jumlah mahasiswa baru. Diakui atau tidak saat ini yang peminat kuliah menurun dikampus negeri apalagi swasta, Lalu usaha apa saja yg bisa dilakukan? karena bila peminat kuliah terus menurun bisa dipastikan dalam hitungan waktu kampus itu tinggal nama( Almarhum) dan ijazah saya akan menjadi yatim piatu.huhuhuhu

Saya bertanya , Apa penyebab turunnya jumlah mahasiswa ? Dosenpun menjawab karena ekonomi yang buruk membuat biaya pendidikan mahal , ditambah lagi kampus tidak memiliki daya tarik berupa jaminan masa depan bagi mereka yang kuliah di STBA. Maksudnya ? Kampus belum maksimal menjadi penyalur tenaga kerja handalan bagi perusahaan perusahaan dalam negeri maupun asing.

Saya setuju mengusulkan agar STBA ini menjalin kerjasama dengan banyak perusahaan agar kelak alumninya bisa dipromosikan untuk bisa kerja di perusahan, NAMUN lebih baik jika ada pembaharuan kurikulum, bukankah jaman sudah semakin sulit dan ketat, jika hanya berharap kerja diperusahaan, pendidikan hanya akan menumbuhkan mental karyawan saja, kenapa tidak sejak kuliah kampus metumbuhkan sifat wirausaha dalam jiwa seorang mahasiswa agar kelak ketika lulus kuliah bila sampai ( mahasiswa sulit mendapat pekerjaan yg bagus ), dia tetap bisa hidup dengan ilmu usaha yang sudah dibekali sehingga dia dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Nah Rapat berikutnya adalah pembahasan dimana mungkinkah akan ada kurikulum baru,yang didalamnya akan diberikan mata kuliah wirausaha ?? juga diaktifkannya kegiatan usaha mandiri mahasiswa ? Berupa pameran intern mahasiswa yang isinya merupakan kreatifitas anak anak mahasiswa? Itu baru ide saya saja. Selanjutnya seperti apa saya sendiri tidak tau, saya masih harus mencari masukan dari banyak orang , yang penting saya cinta almamater saya.

Jika kemarin saya bicara soal Tumis Kangkung di pagi hari, hari ini saya akan bicara pengalaman saya memasak dihubungkan dengan pekerjaan saya sehari-hari.

Semalam saya berniat meningkatkan sedikit kemampuan dengan membuat sup tetelan daging sapi + telur burung puyuh. Masya iya tiap malam makan kangkung -D. Ntar jadi mbek dong...

Karena cari tetelan yang masih ada tulangnya tidak ada, saya ambil daging sup yang kemudian saya potong-potong lebih kecil. Hasilnya, semalam saya bisa menikmati sup buatan isteri (lho kok isteri -P ) secara nikmat dan tenteram. Enak dan sedap.

Apa hubungan antara tumis kangkung kemarin, sup tetelan tadi malam dengan pekerjaan ? Ini karena kemarin saya menemukan hubungan filosofis diantaranya.

Ada salah seorang staff programmer saya yang melihat saya melakukan modifikasi program Java. Karena termasuk baru dalam hal Java (selama ini lebih berpengalaman menggunakan Visual Basic dan PHP), dia bertanya mengenai tingkat kesulitan belajar Java. Saya katakan, kesulitannya sama persis seperti memasak.

Kebetulan staff programmer saya ini wanita. Saya tanyakan padanya, "Waktu kamu pertama kali memasak nasi, gimana perasaan kamu ?"

Dia menjawabnya, "Ya khawatir pak. Khawatir dan cemas karena takut gosong, atau belum masak atau takut kalau dimakan rasanya masih ngletis Lama-lama ya biasa, karena kan bisa dikira-kira ". Ngletis itu nasi belum matang. Nasi tanggung. Bukan beras tapi juga belum menjadi nasi.

Saya katakan, "Demikian halnya dengan belajar Java. Selama kamu takut dan belum mau mencoba, niscaya kamu selalu merasa asing. Jika lingkup pekerjaan kamu belum fokus di Java, kamu akan khawatir bagaimana membuat aplikasi, bagaimana melakukan debug program dan bagaimana melakukan resolve atas kesalahan yang mungkin timbul. Mulailah belajar Java dan fokus disitu, niscaya 2 atau 3 bulan kedepan kamu heran kenapa kamu takut belajar Java".

Sewaktu kita memasak, adakalanya tidak ada ukuran pasti dalam suatu bumbu. Bumbu A secukupnya, begitu yang biasanya tertulis dibuku resep masakan. Pola pikir "secukupnya" ini sama dengan kemampuan kita melakukan debug aplikasi. Awalnya perlu waktu cukup lama untuk mengetahui solusi dari suatu pesan kesalahan, namun seiring intensitas penggunaan, lama-lama waktu untuk debug bisa lebih singkat.

Memasak juga mengajarkan hal yang sama dengan proses belajar yang lain, yaitu mulai dari yang mudah. Bagi programmer Java pemula, melihat hasil coding para expert Java programmer mungkin akan memusingkan, padahal suatu coding yang kompleks bukanlah hasil sekali jadi dan hasil dari sekali membuat program. Mulailah belajar Java dari hal yang mudah, seperti halnya mulai memasak dari proses yang paling mudah, yaitu memasak air.

Kalau memasak air saja gosong, baru deh mikir-mikir, mungkin bukan disitu expertise anda -D

Kolma : Dr Honden dan Para Kere

verboden voor Honden en Inlanders, Dilarang (masuk) untuk Anjing dan Pribumi. Sekolah pun dilarang, kecuali kroni pemerintah dan bangsawan.

Itulah kata pembuka Kolma berjudul "Dr Honden dan Para Kere" yang membuat saya tertarik untuk membacanya. Kolma adalah kolom artikel yang dibuat oleh Eddi Santosa, koresponden Detik.com di Belanda.

Bicara soal Detik.com, maaf saja, ada banyak keluhan mengenai kualitas berita mereka. Detik.com memang cepat namun acap abai pada kualitas berita yang diposting. Ada banyak contoh soal ini. Mungkin Detik.com bisa mempertimbangkan untuk merekrut seorang editor (jika belum ada) yang dapat mengecek kualitas tulisan, minimal dari segi kesalahan mendasar, salah ketik dan salah data.

Kolma bisa dibilang salah satu kolom terbaik di Detik.com. Membaca Kolma jadi lebih enak karena penulisnya bebas dan santai mengungkapkan berbagai fakta. Ada komentar dari pembaca yang memandang kebebasan ini karena yang bersangkutan tinggal di Belanda sehingga tidak merasa takut. Bagi saya, tempat tinggal tidak bisa menjadi ukuran kecerdasan seseorang menuliskan suatu artikel. Meski Belanda dipandang jauh lebih bebas, dalam banyak hal Indonesia juga memberikan kebebasan yang kebablasan pada persnya.

Ada juga yang bilang, di Indonesia ini sudah cukup banyak orang yang pintar berwacana. Yang dibutuhkan adalah orang yang bisa memperbaiki keadaan. Premis ini mungkin juga benar tapi kurang tepat. Seperti halnya agama mengajarkan, "Cegahlah kejahatan dengan tindakan. Kalau tidak sanggup, cegah dengan lisan/perkataan. Kalau tidak sanggup juga, cegahlah dengan hati..."

Tak ada batasan bagi kita untuk memperbaiki keadaan. Artikel Kolma yang lugas, tegas dan tepat sasaran mestinya menjadi masukan yang sangat baik untuk tetap bersemangat memperbaiki keadaan di Indonesia tanpa harus terjebak sikap saling menyalahkan dan menjatuhkan.

Baca bagian ini :
Perihnya, kebijakan pemerintah saat ini malah meniru dan melanggengkan politik kolonial pra Politik Etis dari cikal-bakal VOC itu. Bedanya, penguasa sekarang tak terang-terangan memasang plang Verboden voor Honden en Inlanders, tapi esensinya sama saja. Plang itu kini tertutupi oleh the invisible hand. Pendidikan diliberalkan dan hanya bisa dinikmati kelas kaya. Anak bangsa yang miskin-kere hanya mampu sampai SD. Para pembuat kebijakan ini jauh lebih kejam dari kolonial Belanda pra Politik Etis, a-sejarah dan antikemerdekaan.

Mau membantah bagaimana, memang itulah faktanya. Oleh the invisible hand, kelompok honden itu didahulukan dan lebih dimuliakan dari rakyat manusia Indonesia kebanyakan. Akibatnya, yang muncul ke atas dan menentukan negara adalah Dr Honden-Dr Honden, sarjana honden. Mereka bertabiat honden, berebut daging untuk diri sendiri. Tak ada solidaritas atau sambung-rasa dengan manusia Indonesia kebanyakan. Kalau diteriaki ramai-ramai, barulah sisa tulang diberikan. (Kolma edisi ini saya dedikasikan untuk para guru yang masih merana dan anak-anak Indonesia yang tak mampu sekolah)
Ya, mau membantah bagaimana kalau kenyataannya demikian. Membaca tulisan ini saya jadi ingat Tetralogi Laskar Pelangi, bagaimana Ikal dan kawan-kawannya berjuang menjadikan sekolah Muhammadiyah yang miskin, kere dan serba kekurangan melawan dominasi sekolah elite yang diciptakan oleh PN Timah.

Apakah mental inlander ini masih menghinggapi banyak orang di Indonesia ?

[Sanjak] Supaya tetap ada yang bangun

tidak ada perhentian di dunia ini sebenarnya,
kalo merujuk ke Heraclitus (540SM) dari Miletus, alam ini, termasuk isinya adalah sekumpulan turbulensi abadi…semuanya bergerak dan dengan demikian berubah…

yang ada dianggap diam hanyalah konstanta bilangan…itupun masih akan selalu direvisi…
nah bukankah revisi adalah juga manifestasi ketidakberhentian…?

supaya tetap ada yang bangun
:: anhie, irha, unga, muse’

sehabis melarung arung yang bertarung dalam sarung di benak
tiba saatnya menelungkup belikat pada diam yang ditanak,
sedikit saja, dan tanak yang gelisah kita angkat menyalak
bangun, setegap saja, kita bisa toreh semua gairah yang tertalak

bukan kita sebangsa manusia kalau dipaku mati pada penat
sebab gairah tidak pernah henti menampar kuat
di kepala, jantung dan hati kita sama rekat erat
bahwa semua waktu adalah saat kita menghitung semangat

supaya tetap ada yang bangun, kawan
tidak untuk menunjukkan aku kita kepada lawan
hanya sekedar bersyukur pada diri dan sang maha rahman
bahwa tetap bahagia memegang amanah hingga di akhir jalan

pasir ridge, di tengah penat…
May 09, 2008

A Satisfied Customer

Who says that waiting is boring? Not really.

Our car was being serviced for 1 hour. The service station provides variety of electric foot massagers in the waiting room.

Ah, those machines made me feel like in heaven. I was so satisfied. A hour flew by so fast.

Plus, our car became so clean and glossy that I could see my reflection on it.

Beauty Contest

If you want to be a model, visits http://www.lookoftheyear.com . Look of the year looking for you to become the world super model. Where ever you are, you have a chance to become a super model at paris, Milan or New York. If you have a beautiful faces, young and have photos look like a model you don’t have to join the beauty contest, just send your photo with your best shot.